Senin, 14 Juli 2014

Review Sound Cella Kotak






Bagi gw Cella adalah gitaris yang cukup kreatif dalam memaksimalkan alat yang digunakannya, setup yang dipakai juga cukup dinamis dan selalu berkembang. Saat awal kenal di 2006 dia sangat mengandalkan metode direct dari preamp drive POD XT-nya. Beberapa pedal efek asesoris juga selalu masuk dalam jajaran pedalboardnya seperti whammy, filter modeller, delay dan modulasi untuk eksplorasi sound effect. “karena gw cuma gitaris sendiri, ga ada kibordis.. jadi kalo perlu sound macem2 butuh efek-efek seperti ini” begitu kira-kira kata Cella beberapa tahun lalu ketika gw pernah tanya seputar pedalboardnya.

Ketika Kotak melakukan sound check untuk persiapan tampil di PRJ pada Juli silam, saya sempat mampir silaturahmi sekalian melihat setup peralatan gitar Cella. Karena sudah lama ga ketemu jadi buat gw setup Cella saat ini sudah jauh berubah. Walaupun menurutnya setup dia saat ini lebih minimalis tetapi tetap saja pedalboardnya masih belum bisa disebut kecil.

Saat ini Cella yang di endorse gitar Rick Hanes menggunakan gitar signature series-nya, yang dilengkapi dengan pickup Piezo untuk menghasilkan sound gitar akustik yang di-direct langsung. Untuk sound elektrik masuk ke pedalboard dan melalui beberapa efek. Dari gitar sinyal masuk ke splitter 3 output (Morley Trippler) untuk memecah sinyal ke Tuner, sehingga Tuner tidak berada di jalur sinyal utama. Output ke-2 splitter ini untuk ke ampli kecil yang digunakan untuk mendapatkan sound drive vintage saat lead, tetapi karena saat itu amplinya sedang rusak jadi jalur ini tidak digunakan. 


Output ke 3 dari splitter merupakan jalur sinyal utama, beberapa pedal menjadi efek untuk sesi pre-drive yaitu pedal Wah Dunlop Cry Baby EVH Series, booster MXR-CAE 402 (clean & Drive boost), MXR Phase90, Boss PS6- Harmonist, dan Boss Super Chorus yang masuk ke input ampli Marshall JCM 900. Sound drive utama dan clean dihasilkan dari ampli ini tanpa tone shaping dari pedal EQ jadi benar-benar murni ampli, kecuali ketika menggunakan drive dari booster (MC402) untuk mendapatkan sound Crunch Cella akan menggunakan channel clean amplinya. ini adalah pengaturan parameter ampli final setelah sound check :



Untuk di sesi effect loop ampli hanya ada MXR 6 Band EQ dan Delay dari Line 6 DL4. 6band EQ digunakan untuk menghasilkan sound efek seperti radio rusak dengan cara memotong semua frekuensi low, efek ini digunakan dalam kondisi tertentu saja.

Tidak seperti gitaris perfeksionis lainnya yang biasanya membawa ampli kepercayaan sendiri, Cella saat ini selalu menggunakan ampli yang disediakan, biasanya selalu JCM900. Hal ini dikarenakan pengalaman rusaknya ampli sendiri akibat buruknya penanganan barang di bandara. Jika ampli yang disediakan tidak layak pakai Cella akan menggunakan drive dari MXR Fullbore Metal sebagai drive pengganti ampli. Sebagai pengaman peralatannya Cella menggunakan Stabilizer, mengingat pengalamannya dulu pernah mengalami kerusakan pedal-pedalnya akibat listrik tidak stabil.

Sebagai distribusi ke FOH, Cella menggunakan 2 mic SM57 yang masing-masing di tempatkan di speaker atas dan bawah dari cabinet 4x12 Marshall, alasannya karena speaker atas lebih bright dan speaker bawah lebih low jadi bisa dapat karakter berbeda dan masing-masing diatur panning ke kanan dan kiri. Walaupun menurutnya tidak ada metode khusus dalam penempatan mic sepertinya keduanya ditempatkan di posisi tengah tiap speakernya (lihat gambar dibawah paragraf ini). Selain miking, ada sebuah sinyal lagi yang di direct menggunakan dibox behringer GI-100 dengan panning di tengah jadi total untuk sound gitar elektrik ada 3 sinyal yang di distribusikan ke FOH. 


Suatu kutipan yang sangat menarik, Cella mengatakan banyak orang yang menganggap kalau Marshall JCM900 itu ga bisa modern, tetapi menurut Cella sebenarnya bisa. Selera dalam mengatur EQ ampli dan jari (cara main) merupakan kunci utama dalam membentuk sound. Gitar pun tidak selalu jadi penentu, gitar apapun bisa bahkan Gibson LP pun yang citranya merupakan gitar Vintage bisa bersuara Modern. 

Dan menurut saya memang hal ini cukup terbukti, walaupun hanya menggunakan drive dari ampli Marshall JCM900 Cella tetap dapat menghasilkan sound distorsi yang modern saat tampil dengan Kotak. Memang gitar dan ampli memberi peran dalam membentuk sound tetapi jari dan pikiran dari Man Behind The Gun sepertinya jauh lebih berperan dalam memaksimalkan sound yang diinginkan.


By : Faisal 

Selasa, 06 Mei 2014

Ada Apa Dibalik Kesuksesan Grand Launching ODOJ??


Islamedia.co - Komunitas One Day One Juz baru saja melaunching gerakannya secara terbuka pada Ahad kemarin (4/5/2014). Grand Launching ODOJ yang direncanakan sejak Desember 2013 silam terlaksana dengan sukses. Tak tanggung-tanggung, rekor Muri yang mereka usahakan ternyata tak diraih, melainkan gerakan ini langsung mendapat rekor dunia. fantastis!
GL ODOJ yang menargetkan 30.000 Odojers se-Indonesia ternyata melampaui target yang telah ditetapkan. ODOJers yang hadir diperkirakan mencapai 50.000-an. Dari ODOJers termuda usia 7 tahun sampai yang telah uzur berusia 70-an tahun ikut hadir bersama lautan ODOJers yang dominan berkostum putih itu. Istiqlal membahana.
Apa gerangan yang membuat GL ODOJ sebegitu sukses?
Desember 2013, sebuah niat para pecinta Al-Qur'an yang tergabung dalam komunitas One Day One Juz memiliki cita-cita, gerakan ini jangan hanya segelintir orang yang bisa menikmati, namun harus dinikmati oeh seluruh kaum muslimin di segala penjuru negeri hingga di belahan dunia manapun. tercetuslah ide Grand Launching secara besar-besaran di Masjid terbesar di Asia yakni Masjid Istiqlal Jakarta.
Diawal, gerakan ini merencanakan GL Ahad 11 Mei 2014 dengan mentargetkan 111.100 ODOJers memenuhi Istiqlal. Namun setelah memalui banyak proses, akhirnya rencana ini dirubah menjadi 4 Mei dengan target 30.000 ODOJers.
Hal yang menarik dari gerakan ini adalah, sebagian besar tim sukses acara GL ini tidak saling mengenal satu sama lain. Mereka hanya berkomunikasi lewat grup whatsapp. meeting demi meeting hanya di grup whatsapp. memutuskan sebuah konsep hanya di grup whatsapp. ketuk palu di grup whatsapp. memecahkan masalah di grup whatsapp. nangis, kesal, kecewa sampai tertawa terguling-guling di grup whatsapp. Ngelilingin sunduq pun untuk mencapai Rp. 750.000.000 di grup whatsapp.
Tiap panitia bisa tergabung dalam puluhan grup. Bayangkan satu orang berada dalam puluhan grup?? semua dalam satu tujuan, SUKSES GL ODOJ. alhasil, banyak diantara panitia mengalami Hang HPnya, Kadang salah kamar saat chat, juga harus install ulang aplikasi whatsappnya. setiap waktu HP mereka terus berkicau tak henti hentinya. dari pagi ketemu malam, dari malam ketemu pagi. semuanya dalam rangka mempersiapkan GL ODOJ.
Hal yang membuat GL ODOJ sedemikian sukses tentu faktor pertama adalah sebab pertolongan Allah. Allah lah yang telah memberi pertolongan dan memberi kemenangan.
Sebab lain adalah karena dibalik membahananya ODOJ ada sekelompok orang yang mewakafkan dirinya untuk kesuksesan dakwah ini. Mereka yang setiap hari terus berkoordinasi tanpa bertemu wajah. Mereka yang saling mensupport tanpa berjabat tangan. Mereka yang saling berbagi tanpa saling berhadapan.
Tak saling kenal mereka bukan menjadi halangan. berbeda wilayah, berbeda suku, berbeda pandangan tak membuat niatan mereka terkatung lantas stop ditengah jalan. ada satu ikatan yang membuat mereka sedemikan kuat. Ikatan yang tak kan pernah lepas dari hati-hati mereka. Ikatan yang menjadi ruh perjuangan mereka. meski jarak antar mereka terhalang lautan dan pegunungan, mereka tetap bisa berjalan beriringan, sebab satu ikatan yang membuat mereka dapat terus bergerak. yakni, ikatan AQIDAH. Inilah ikatan yang membuat mereka tetap utuh dan berenergi mensukseskan GL ODOJ.
Bukan hanya tim sukses yang membuat GL ODOJ meraih kesuksesannya, namun seluruh ODOJers di negeri ini dan penjuru dunia adalah unsur terpenting yang membuat GL ODOJ meraih rekor dunia.
Keikhlasan ODOJers menginfaqkan rezekinya. padahal belum pernah beratatap muka sama sekali dengan panitia yang terus "ngamen" di grup-grup memotivasi para ODOJers untuk berinfaq demi kesuksesan GL ODOJ. Aqidah yang menyatukan dan menggerakan. Sehingga para ODOJers pun tak mengkhawatirkan atas infaq yang telah disalurkan.
Hal ini menggambarkan nuansa tersendiri, betapa indahnya ukhuwah para ODOJers. Mereka siap saling bahu membahu, mereka siap berkorban untuk orang yang belum diketahuinya sama sekali. Mereka siap menyebrangi lautan, melewati pegunungan, mereka siap kembali mengeluarkan uang untuk datang menyambut seruan mengahdiri Grand Launching One Day One Juz di Istiqlal.
Ada rindu mengharu biru..
Ada cinta kian merekah..
Berbalut ukhuwah nan indah..
Berpondasi iman dan aqidah..
Berhias itsar dan tadhiyah..
Begitula..
Allah jadikan kita bersaudara..
Inilah yang membuat GL ODOJ sukses terlaksana. Allah menyatukan hati-hati mereka, yang membuat mereka terus berenergi dan optimis. Pertolongan yang Allah berikan kepada mereka berbuah kemenangan sebagai nikmat yang harus di syukuri.
Namun dibalik kemenangan, sikap seorang muslim tidaklah bereforia merasa telah hebat. Allah mengingatkan kita bahwa hendaknya sebuah kemenangan disikapi dengan Fasabbih, bihamdih, wastaghfir. (An-Nashr: 1-3)
Semoga setelah GL ODOJ terlaksana, "virus" ODOJ terus tersebar ke penjuru dunia. sehingga ODOJ benar-benar membudaya dimana saja..kapan saja.
Abu Rafah at 5/05/2014 11:50:00
dari 
www.islamedia.com

Minggu, 04 Mei 2014

Grand Launching One Day One Juz


Hari ini 04 Mei 2014 adalah grand launching program ( One Day One Juz) ODOJ  di Mesjid Istiqlal Jakarta.


One Day One Juz merupakan inisiatif dari Rumah Qur’an untuk memfasilitasi dan mempermudah umat Islam agar dapat membiasakan tilawah Al-Qur’an 1 juz sehari.pada awalnya hanya di ikuti oleh beberapa orang saja dan itu pun mengajaknya luar biasa susah, saat ini menurut laporan sudah puluhan ribu yang tergabung ke Group ODOJ. 

JIka ada yang berminat untuk gabung silahkan join disini http://onedayonejuz.org/page/content/18/faq


“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia dan baik-baik, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan terbata-bata membacanya, mengalami kesulitan melakukan hal itu, maka baginya DUA pahala.” (HR Muslim)

Mau tau Keseruan Grand Launching Acara One Day One Juz hari ini, Saksikan di Program Damai Indonesia Ku TV One Siang ini.


Catatan : 
Saya merasakan perbedaan Semangat sebelum bergabung dengan setelah gabung, karena di ODOJ kita bisa saling mengingatkan, saling menyemangati, saling nasehat dan menasehati, biasanya 1 lembar sehari saja susahnya minta ampun hehe.
Pokoknya luar biasa 


Rabu, 30 April 2014

Merokok & Mindset yang Salah


Bagi mereka yang bukan Perokok, sebenarnya yang di benci itu bukan Rokoknya tetapi Asap roko itu sendiri, menurut isu Penelitian merokok itu Membahayakan Kesehatan Perokok Sendiri, tetapi yang lebih berbahaya adalah Perokok Pasif yaitu orang-orang yang ada di sekitar perokok itu sendiri.

mungkin sudah saatnya produsen rokok memikirkan menciptakan rokok tanpa asap, Bisa gak ya?

bisa jadi pada awalnya Calon Perokok hanya coba-coba merokok agar terlihat lebih "MACHO" di depan Gebetan nya atau ingin lebih terlihat lebih PREMAN di depan teman-temanya, padahal rokok itu membahayakan diri sendiri, lagi pula umumnya Wanita sangat tidak suka dengan pria yang Perokok dan kebanyakan manusia lebih suka dianggap baik dari pada di anggap Preman.

Berikut Fakta Rokok :

Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.


Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.


Terinspirasi dari Standup Comedy edisi 30 April 2014

Jumat, 25 April 2014

IBUNYA ADA DI PESAWAT INI

Gambar : Ilustrasi

Di sebuah pesawat yang menerbangkan seluruh penumpang dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Polonia Medan, terdengar teriakan yan
g memekakan telinga dari seorang anak yang masih berumur 4 tahunan. Saat take off, sang anak masih terus mengoceh, hampir sepertiga penumpang terganggu dengan suara bising sang anak.
Beberapa menit kemudian, keadaan hening. Semua penumpang lega. Namun 20 menit kemudian sang anak terbangun, lalu berjalan-jalan di dalam pesawat sambil bernyanyi dan berteriak tidak jelas. Ayahnya tetap membiarkan sang anak. Terlihat banyak penumpang yang tidak nyaman, melihat keadaan sudah tidak kondusif seorang pramugari membawa sang anak dengan sedikit dipaksa menuju kursi tempat dia dan ayahnya duduk.
Dengan nada sedikit meninggi, pramugari berkata, "Pak, ini anak Bapak kan? Kenapa dibiarkan berteriak-teriak dan lari kesana kemari? Mana ibunya?". Sang Bapakpun terdiam sejenak sambil menghela nafas, "Maaf Mba, anak ini baru ditinggal mati ibunya karena kecelakaan tadi pagi. Sekarang ibunya ada di pesawat ini juga untuk diantarkan ke kampung halamannya". Sang Pramugari dan beberapa penumpangpun kaget dengan kenyataan itu. Pramugaripun meminta maaf atas tindakannya.
***
Sahabat SETIA,
Dalam hidup kita seringkali dihadapkan pada sebuah keadaan yang membuat kita kesal, marah juga berburuk sangka pada seseorang.
Padahal boleh jadi seseorang yang kita benci itu tidak ada niat untuk melakukan hal tersebut.
Misalnya di sebuah organisasi,
Ada anggota bahkan pengurus yang jarang hadir rapat.
Atau saat kerja kelompok ada teman yang tidak pernah hadir
Mungkin juga dalam bisnis, ada tim kita yang tidak semangat
Dahulukanlah berbaik sangka..
Mungkin ia sedang sakit, mungkin juga orang tuanya sedang butuh dirinya. Carilah 1001 alasan untuk berbaik sangka. Tak ada ruginya.
Bukankah Allah yang Maha Pemurah pun melakukan itu pada kita?
Setiap hari, catatan dosa kita semakin menumpuk,
Namun Ia masih memberi rizki dan kesempatan
Allah tetap setia menunggu, dan percaya
Suatu saat kita akan kembali pada jalan cahayaNya.
Subhanallah...
Semoga kita semua bisa berbaik sangka dan mendapatkan hidayahNya. Aamiin.

Sahabatmu, Setia Furqon Kholid
*Silahkan dibagikan/shar

Selasa, 22 April 2014

Yang Lebih Menakjubkan dari Mukjizat

Mesjid Nabawi Sekarang

Inilah Madinah, pekan-pekan menjelang Perang Ahzab.
Pada hari-hari itu, sebagaimana diceritakan oleh Jabir ibn ‘AbdillahRadhiyallahu ‘Anhu, jatah makan untuk setiap penggali Khandaq di kota Madinah adalah sebutir kurma, seteguk air, dan tepung yang diadoni minyak panas. Seberapa banyak tepung itu? “Jika tangan kami terbasuh air kemudian dimasukkan ke dalam kantung persediaan tepung”, ujar Jabir, “Maka tepung yang menempel di telapak yang basah itulah jatah makan sehari kami.”
Tentu saja, sebab terbayangkan bahwa pengepungan pasukan Quraisy dan sekutunya akan berlangsung lama.
Dan para sahabat kian merasa malu ketika Sang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang turut bekerja bersama mereka sejak di hari pertama mengangkat beliungnya untuk menghantam batu terkeras yang mereka temukan di jalur penggalian parit pertahanan. “Allahu Akbar”, beliau bertakbir, mengabarkan akan sampainya Islam dan kaum muslimin ke Syam, Persia, dan Yaman. Selain iman yang semakin terukir lagi berkibar, di benak para sahabat tersisa rasa getir yang menggeletar.
Ada dua batu di sana. Terselempit di sela sabuk celana Rasulullah yang mengganjal perutnya. Aduhai, bagaimana tak terbit airmata. Kekasih Allah yang paling mulia, lebih lapar dibandingkan seluruh sahabatnya. Dia ada bersama, dalam suka dan duka. Dia turut bekerja, tak ingin istimewa. “Seandainya kami duduk saja sementara Sang Rasul bekerja”, demikian senandung orang-orang Anshar yang lalu dinasyidkan semua, “Jadilah ia bagi kami hal yang membawa sesat selamanya.”
Tibalah hari itu, ketika Jabir ibn ‘Abdillah pulang dengan air mata menggenangi pelupuk dan dada sesak. “Wahai istriku”, panggilnya, “Demi Allah, apakah yang masih engkau miliki? Demi Allah, aku tak tega melihat rasa lapar yang menyiksa Rasulullah. Andai selain beliau, pasti sudah tak sanggup menahannya!”
“Hanya ada seekor anak kambing”, jawab sang istri gugup, “Dan segenggam tepung kasar di persediaan kita”.
“Keluarkanlah semua. Aku akan menyembelih dan menguliti anak kambing itu. Kau adonilah tepungnya menjadi roti.”
Ketika akhirnya masakan itu siap, Jabir pun mendatangi Sang Nabi dengan mengendap-endap. “Ya Rasulallah”, bisiknya kemudian, “Ada sekedar roti dan sedikit daging di rumah kami. Berkenanlah untuk sejenak datang dan menyantapnya.”
Beliau tersenyum dan mengangguk. Dipanggillah seseorang dan diperintahkan untuk mengumumkan kepada semua penggali parit, “Semuanya, datanglah ke rumah Jabir untuk makan bersama!” Betapa gugupnya Jabir melihat itu. “Aduhai celaka”, batinnya panik, “Aku hanya meminta beliau untuk bersantap tapi beliau mengajak seluruh Muhajirin dan Anshar!” Tapi Rasulullah tersenyum padanya, menepuk bahunya, dan menggamit lengannya. Tak bisa tidak Jabir hanya bergumam, “Demikian inilah Rasulullah!”
“Jangan kalian buka penutup wadahnya”, ujar Sang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliau juga meminta kedua suami istri yang saling berpandangan dengan khawatir itu untuk sejenak menyingkir. Kemudian beliaupun berdoa dan memohon berkah atas hidangan itu. “Masuklah rombongan berrombongan dan jangan berdesakan”, perintah beliau kepada seluruh hadirin.
Kelompok demi kelompok mereka masuk, sedangkan Nabi mengambilkan roti dan menuangkan masakan daging ke atasnya. Beliau berkhidmah pada semua sahabatnya, satu demi satu, hingga yang terakhir. Padahal penggali parit dalam Perang Ahzab, kira-kira 3000 jumlahnya. Semuanya makan, semua merasa kenyang, dan puas. Tiba giliran Jabir dan istrinya, dan Rasulullah masih melayani mereka, baru sesudahnya beliau makan dengan penuh kesyukuran. Beliau mengucap terimakasih pada keduanya dan mendoakan kebaikan, lalu beranjak.
“Demi Allah”, ujar Jabir, “Ketika kuperiksa wadah makanan kami, roti maupun dagingnya masih utuh seperti semula.”
Mu’jizat ini mengagumkan. Tapi apa yang dilakukan Rasulullah dengan menjaga kebersamaan dalam suka dan duka, terlebih lagi bagaimana beliau melayani para sahabat dengan tangannya sendiri adalah lebih menakjubkan. Inilah Nabi, penghulu alam semesta. Maka beliaupun menjadi pelayan yang paling rendah hati bagi sesama.
Hatta kelak di akhirat, di perjalanan seluruh manusia antara kebangkitan dan penghimpunan, beliau akan bersiaga di tepi sebuah telaga yang lebih harum dari kasturi. Beliau menyambut ummatnya, melayani mereka minum dari airnya yang lembut dari susu, lebih manis dari madu, dan lebih sejuk dari salju. Tapi wajahnya mendung tiap kali beberapa manusia dihalau dari Al Kautsar. “Ya Rabbi”, serunya sendu, “Mereka bagian dariku! Mereka ummatku!”
Ada suara menjawab, “Engkau tak tahu apa yang mereka lakukan sepeninggalmu!”
Telaga itu sebentang Ailah di Syam hingga Shan’a di Yaman. Di sisinya ada gelas kemilau sebanyak bilangan gemintang. Dan inilah MuhammadShallallahu ‘Alaihi wa Sallam, sang pelayan yang paling menakjubkan.

termuat dalam UMMI, Maret
sepenuh cinta,

salim a. fillah